Wooo…selamat ya, Gigi. Karena band yang telah berkiprah selama 15 tahun di Blantika Musik Indonesia ini bakal memilih kembali ke jalur indie. Katanya sih, Band Gigi ini ingin merdeka alias bebas dari birokrasi perusahaan rekaman. Beneran ya?? “Ya. Kita balik lagi ke indie dengan label Pos, tapi distributor masih Universal. Dulu waktu masih di label, banyak ide kita bisa jalani sendiri. Bukannya menjelekkan label, kita yakin bisa menjalankan sendiri,” tutur vokalis Gigi, Armand Maulana, di Djakarta Theatre, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Selasa (31/3/2009). Waaa…berarti ada rasa terkungkung ya di perusahan rekamana yang dulu?? “Ya bukan gitu juga, kita balik ke indie supaya setiap ide kita bisa langsung kita tuangkan. Waktu di label, bukan berarti tidak dituangkan. Dituangkan, tapi mungkin agak lambat karena birokrasi yang ada. Indie ini hanya sebuah cara bagi kita untuk memperkenalkan dan mensosialisasikan. Dan kita juga enggak perlu pikirin penjualan,” beber Armand. Emang kalau masih dibawah naugan birokrasi tertentu, ya kayak gitu. Hal ini pun dirasakan oleh bass Gigi, Thomas Ramdhan. “Emang sih. kadang label suka menghambat juga. Kita ingin kolaborasi dengan siapa, proses dan birokrasi ribet dan susah,” sebut Thomas. Namun meski band Gigi ini memilih jalur indie, tapi band ini tetap bersikap waspada. Kenapa?? kan udah indie, jadi nggak ada tekanan dari pihak manapun. “Ya nggak boleh kayak gitu. Kita harus tetap melihat apa yang belum dan masih kurang dari Gigi. Apalagi peta musik yang membeludak saat ini. Setiap hari keluar band baru. Itu yang membuat Gigi harus melihat tren sekitar, harus mendengar kritik orang juga,” jelas Armand. Oke juga , band Gigi!!! Semangat ya, semoga sukses dengan bandnya.