28 Oktober 2009 kemarin adalah hari pertama dirilisnya film dokumenter persiapan konser terakhir Michael Jackson. Di Amerika Serikat film ini sangat dinantikan oleh banyak orang. Namun di Indonesia film ini kurang mendapat sambutan dari Masyarakat. Film dokumenter yang berdurasi 112 menit ini nampak kurang diminati karena dibioskop-bioskop yang memutarnya tidak terlihat antrian dan cenderung sepi. Namun di Amerika dan Cina para penggemar The King Of Pop itu rela mengantri seharian demi mendapatkan tiket film tersebut.
Waduch aneh sekali, kenapa para penggemar Michael Jackson memprotes film Michael ya…???? film tersebut adalah film “This Is It” film tersebut merupakan film dokumenter tentang persiapan konser Michael yang tidak jadi dilakukan karena Michael keburu meninggal dunia. Film ini akan rilis tanggal 28 Oktober 2009 namun sekarang sudah ada protes dari para penggemar Michael. Kenapa ya…????
Hal ini lantaran mereka mengklaim bahwa sebelum konser tersebut, Michael dipaksa bekerja terlalu keras untuk mempersiapkan semuanya. Bahkan mereka menuduh AIG Live, promotor konser berusaha mengambil untung yang sebesar-besarnya dari konser yang rencananya digelar di stadion O2, Inggris itu. Mereka menila bahwa semua ini hanya dibuat untuk mendatangkan keuntungan saja. Mereka bukan membuatnya untuk mengenang Michael tapi hanya ingin mengeruk keuntungan dari film ini.
Walaupun raganya telah mati, namun karyanya tetap hidup menemani kita semua. Karya Michael tidak pernah mati, hal ini terbukti dari kabar yang beredar bahwa semasa hidupnya Michael pernah menulis sebuah novel. Kini novel itu menjadi rebutan banyak orang secara pribadi maupun para penerbit untuk memiliki hak terbit dari novel Michael. Selama ini tidak ada yang tahu bahwa Michael mempunyai bakat menulis novel, kabarnya novel tersebut menceritakan perjalan hidup seorang rockstar yang berusaha bertahan hidup ditengah gelimang harta dan popularitas. Dalam novel ini Michael tidak menulisnya sendiri, kabarnya ia hanya menulis dasarnya dan ia meminta orang lain untuk membantunya mengembangkan karangannya itu.
Pada bulan lalu, otak Michael Jackson dikeluarkan dari batok kepalanya untuk kepentingan autopsi. Kini, otak tersebut telah dikembalikan kepada keluarga untuk disatukan lagi dengan tubuhnya. Saat ini jenazah pelantun ‘Heal The World‘ itu tengah dipersiapkan oleh petugas Forest Lawn Cemetery untuk segera dimakamkan. Keluarga Jackson telah menandatangani pernyataan yang menegaskan bahwa Michael akan dikuburkan di Forest Lawn Cemetery di Hollywood Hills. Dengan demikian, sang King Of Pop bisa dimakamkan. Namun akan dikubur tanpa batu nisan. Keluarga memutuskan memakamkan Michael tanpa batu nisan setelah rencana mengubur di Neverland, batal.
Kematian Michael Jackson masih menyisahkan misteri. Pemberitaan mengenia pria yang disebut The King Of Pop itu masih menjadi headline di dunia maya, hal ini dikhawatirkan akan berdampak negative untuk ketiga anaknya, Prince, Paris dan Blanket. Oleh karena itu ketiga nak Michael dilarang memakai Internet. Memang sejak kematiannya banyak berita yang aneh-aneh. Beberapa orang memujanya, namun tak sedikit yang menyudutkannya. Untuk Ibu Michael, Katherine memilih untuk menyembunyikan hal tersebut.
What..!!! Apa nggak salah?? Sebagian orang di dunia ini menangis, sedih atas meninggalnya sang legendaris pop dunia yang meninggal secara mendadak itu. Ehh…ternyata ada yang lebih mensyukuri kematian sag raja pop dunia, Michael Jackson. Siapa lagi kalau bukan pengisi suara dalam film ‘Shrek’, aktor Rupert Everett yang mengaku malah bersyukur sepeninggalnya Jacko pada 25 Juni kemarin. Ko’ bisa begitu??? “Michael Jackson itu orang yang aneh. Bayangkan saja dilahirkan dengan kulit hitam tapi bisa berubah menjadi berkulit putih. Apa itu namanya tidak lebih menggelikan dibanding Shrek,” ujarnya menurut sumber Contact Music, Kamis (23/7/2009). Nggak sampai disitu saja, pria yang pernah mengakui sebagai biseksual ini pun mengkritik 50 konser Jacko yang batal digelar tanpa Jacko. Everett mengatakan bahwa kematian MJ adalah sebuah keberuntungan bagi sang mega bintang. Iiih…jahat banget deh?? Apa alasannya , ngomong seperti itu?? “Dia pasti tidak akan mampu menggelar 50 konser, jikalau terjadi pasti dia bakal menjadi bahan ejekan bagi wartawan,” pungkasnya. Waduhhh….orang ini nggak takut dihujat orang sedunia kali ya?? Pedes juga…omongannya. Sok tahu saja si aktor ini…!!!
Sempat tersiar kabar, kalau ketiga anak Michael Jackson bakal diorbitkan sang ayah Jacko, Joe Jackson jadi sebuah grub musik yang diberi nama ‘Jackson Three’. Namun sayangnya, kini pihak keluarga Jacko selaku Tito Jackson, kakak dari Michael membantah kabar tersebut. “Ayahku tak memiliki keinginan sama sekali untuk menjadikan anak Michael grup vokal,” tegas Tito seperti sumber dari Mirror, Kamis (16/7/2009). Dan kini Joe memilih untuk membiarkan anak Michael tumbuh seperti yang mereka mau. Semua keluarga Jackson pun sepakat mengenai hal tersebut. Tapi tak menutup kemungkinan , kalau sesuatu saat salah satu dari ketiga anak Jacko bisa seperti mendiang ayah ‘King of Pop’ bagi dunia. “Yup betul. Mereka tak akan dipaksa untuk tampil. Namun jika itu terjadi secara natural, mungkin bisa. Blanket saya pikir bisa menjadi superstar. Dia sangat mirip Michael,” Imbuhnya.
Menurut kabar, dokter kulit pribadi Michael Jackson, dr. Klein mengatakan bahwa bentuk hidung Jacko yang mancung itu membuatnya sulit sekali bernafas. Sehingga suatu ketika Jacko pernah bilang kalau dirinya ingin hidungnya kembali normal agar lebih mudah bernapas. “Menurutku memang ia memiliki bentuk hidung yang bagus. Sayangnya hidungnya terlalu tipis dan tidak terlihat natural,” ujarnya dari Telegraph, Selasa (14/7/2009). Lantas apa yang saat itu dilakukan agar hidung Jacko kembali normal?? Apa memang bisa?? Gimana?? Yang saat itu, dr. Klein lakukan adalah mendorong pelantun ‘Heal the World’ itu untuk mengubah bentuk hidung dan dagunya. Tapi tak jarang pula, dokter pribadi yang sudah cukup lama menangani Michael itu sempat membujuk sang superstar untuk berhenti melakukan operasi plastik pada wajah.
Mungkin diantara kalian pengin tahu, gimana perkembangan tangan Jacko dari masa ke masa. Apakah tetap?? Ehmmm…kayaknya nggak deh. Ini ada memorial foto perkembangan tangan Michael Jackson dari Masa ke Masa. Lihat sendiri deh…
Dan ini, Jacko mulai terkena tanda-tanda kanker kulit
Ya memang kabarnya , ketiga anak “King of Pop” Michael Jackson yakni Prince (12 tahun), Paris (11 tahun) dan Blanket (7 tahun) itu bakal dididik seperti mediang sang ayah, Michael yang juga pernah dididik oleh Joe Jackson. Rencananya Joe ingin membentuk karir anak-anak Michael sejak dini. Katanya ketiga anak Jacko akan di karyakan sebagai The Jackson Three. Woo…hebat doang?? Semoga saja, ketiga anaknya mewarisi kepiawaian Jacko. “Memang Joe ingin anak-anak melakukan tur dunia di 2010. Joe juga telah menawarkan kontrak rekaman kepada dua anak Michael,” ujar Ian Halperin, penulis biografi Michael dari Telegraph, Senin (13/7/2009). Menurut Joe, Paris punya bakat sebagai perfomer. Sementara Blanket mewarisi kelincahan Michael berdansa di atas pentas. Namun sayangnya, rencana Joe ditentang oleh keluarga Michael lainnya. Dengan alasan bahwa ketiga anaknya masih sangat muda dan lagipula mereka belum pernah berhubungan dengan dunia luar. Di satu sisi, ada yang bilang bahwa ketiga anak Jacko memang sengaja dijaukan dari Joe, sebab kekerasan yang dilakukan Joe terhadap Jacko nggak terulang kedua kalinya kepada ketiga anak Jacko.
Kabar-kabar yang berhembus, mengatakan kalau peti mati berlapis emas milik sang raja pop dunia, Michael Jackson saat prosesi penghormatan di Staples Center, Los Angeles itu kosong. Ooo…kosong???!! Benarkah demikian?? Waaa….kematian Jacko sangat diselimuti berbagai misteri, baik dari awal meninggal pada 25 Juni lalu sampai pelepasan terakhir bagi jenazah Jacko pada 7 Juli kemarin. Diduga, peti mati kosong saat penghormatan terakhir itu lantaran keluarga Jacko telah memakamkan jenazah King of Pop sebelum dibawa ke Staples Center. Ko’ bisa??!! Apakah dugaan kuatnya?? ” Jika di dalam peti tersebut terdapat jenazah Jacko, usai dari Staples Center, mengapa tidak kembali ke Forest Lawn Cemetery”. Dan ternyata ada sumber yang menyanggah dugaan tersebut. Sumber itu mengatakan kalau saat itu, keluarga Jackson masih bingung menentukan lokasi pemakaman. Mereka ingin menguburkan Jacko di Neverland, Santa Barbara, California. Namun, rencana tersebut terbentur peraturan yang melarang menguburkan jenazah di luar pemakaman umum tanpa izin. Lah….sebenarnya jadi dikubur dimana Jacko ya?? Kasian bener, Jacko terombang-ambing dengan soal tempat pemakamannya. Pusing deh….!!!
Bagi teman-teman dan para fans “King of Pop“, Michael Jackson yang nggak bisa hadiri prosesi upacara Jacko pada 7 Juli kemarin. Kalian bisa lihat saja disini, karena aku postingkan khusus bagi para teman-teman dan fans berat Jacko. Mungkin awalnya aku bakal ceritakan sedikit ulasan upacara pelepasan terahkir jenazah Jacko. Awal upacara dimulai kira-kira pukul 10.10 waktu setempat di sebuah panggung biru Staples Center yang berlatar gambar Jackson dan tulisan In Loving Memory: Michael Jackson King of Pop - 1958-2009. Lalu upacara didahului dengan Smokey Robinson membacakan komentar-komentar dari sejumlah teman Jackson untuk mengenang King of Pop itu. Robinson menyampaikan pula permintaan maaf Diana Ross, yang tidak bisa hadir. Seperti apa panggungnya??
Setelah itu, pukul 10.30, peti jenazah Jackson dibawa di atas semacam kereta dorong menuju ke depan panggung. Andrae Crouch Choir mengiringinya dengan himne We are Going to See the King. Ini liputannya..
Usai prosesi tersebut, Pastor Lucius Smith menyampaikan kata-kata perpisahan dan doa untuk Jackson. Tuturnya, Jackson merupakan seorang idola, pahlawan, bahkan raja. Lanjutnya, “Michael jugasaudara, anak, ayah, dan teman kita. Michael pun merupakan bagian dari Keluarga Jackson, bagian darimanusia.”
Waaaa…..bener-bener, upacara penghormatan terakhir bagi Jackson, yang meninggal dunia di Los Angeles pada 25 Juni 2009 waktu setempat karena gagal jantung tersebut banyak dihadiri oleh Keluarga Jackson. Upacara itu bagaikan sebuah pertunjukan musik bertabur bintang. Gimana nggak? Soalnya banyak bintang turut berbela sungkawa atas meninggalnya “King of Pop” itu. Sebut saja, Mariah Carey dan Trey Lorenz yang turut membawakan I’ll be There, salah satu hit Jackson, dengan suara indah mereka. Mereka menyambung lagu tersebut dengan menyanyikan secara a capella sepotong lagu We’ll Never Say Goodbye.
Setelahnya, Queen Latifah menyampaikan kata-kata sambutannya. Dengan segala yang diberikan oleh Jackson, ucap Latifah, seluruh dunia, dari Tokyo hingga Birmingham, kehilangan Jackson. “We are the World,” tutupnya mengutip judul hit lainnya dari Jackson.
Kemudian Lionel Richie melantunkan Jesus is Love. Setelahnya, Berry Gordy, pendiri perusahaan rekaman Motown Records, yang mengontrak Jackson dan para saudaranya karier mereka, menyampaikan kenangan tentang Jackson dan mengisahkan perjalanan karier Jackson. “Michael merupakan sumber inspirasi bagi saya,” katanya. Ia juga memuji moon walk karya Jackson sebagai sebuah keajaiban. “Ia entertainer terhebat yang pernah hidup,” katanya lagi.
Tayangan cuplikan penampilan Jackson dalam klip video hingga konser menyusul mengisi acara tersebut. Mereka yang hadir pun menjerit bagaikan menyambut aksi Jackson ketika masih hidup. Stevie Wonder, diiringi oleh permainan pianonya sendiri, melantunkan lagu I Never Dreamed You’d Leave in Summer. Sehabis legenda bola basket Michael Jordan mengenang keterlibatannya dalam klip video Remember the Time dan dijamu ayam goreng oleh Jackson, Jennifer Hudson mengumandangkan satu lagi hit Jackson, I Will be There. Rekaman suara asli Jackson menuturkan lirik lagu tersebut pun dihadirkan sebagai bagian akhir lagu.
John Mayer juga mendapat giliran. Dengan gitar elektriknya, dikawal band pengiring dan para penyanyi latar, ia menyajikan Human Nature. Sehabis Mayer, masih ada Jermaine Jackson dengan Smile. Seperti ini, tampilan mereka.
Sebelum penampilan Jermaine, Brooke Shields, dengan ucapan terbata-bata dan mata basah, menuturkan kenangannya bersama Jackson. Shields, yang kini berusia 44 tahun, pertama kali mengenal Jackson di usia 13 tahun. Mereka digosipkan berpacaran ketika itu. “Kami dibutuhkan untuk menjadi dewasa. Tapi, ketika berdua, kami adalah anak-anak,” ucap Shields. Sambungnya, bagi banyak orang Jackson merupakan King of Pop, sedangkan baginya Jackson merupakan Little Prince. Oooo…sedih banget
Upacara penghormatan bagi Jackson ditutup dengan Keluarga Jackson menyampaikan terima kasih kepada publik dan selamat jalan bagi Jackson. Sebelumnya, We are the World dan Heal the World disuarakan bersama-sama oleh sejumlah artis musik. “Sejak saya lahir, Daddy merupakan ayah yang terbaik. Saya mencintainya,” tutur Paris Katherine Jackson sembari menangis. Paris merupakan satu dari dua anak kandung Jackson dari Debbie Rowe, mantan istrinya. Kayak gini cuplikannya….
Peti jenazah Jackson dibawa pergi menuju Forest Lawn. Staples Center kembali sepi. Ooo…selamat jalan sang raja pop dunia, Michael Jackson.
Ini tempat peristirahatan terakhir bagi Jacko
Nah itulah prosesi upacara pelepasan terakhir sang legendaris pop dunia. Kalau kalian kurang puas, bisa lihat deh. Video berikut ini…